Akhirnya Aktif Kembali

Maret 7, 2009

DSCF5303 Alhamdulillah, setelah mendapat berbagai macam dorongan, support dan juga “sindiran” dari jama’ah masjid al-Amanah, akhirnya blog dkm al-Amanah aktif kembali, setelah hampir sebulan lamanya blog membeku dari berbagai informasi serta kabar lainnya.

Dalam rentang waktu itu, sesungguhnya banyak hal yang berlangsung di lingkungan masjid al-Amanah. Mulai dari kegiatan rutin masjid, seperti program ta’lim dan pendidikan, peribadahan dan juga bidang sarana dan pembangunan masjid. Khususnya dalam bidang sarana, sesuai keputusan RW 17 Rancamanyar, panitia pembangunan masjid dilebur ke dalam struktur DKM, yakni bidang sarana dan prasarana yang saat ini diketuai oleh bapak Safrijon.

Hal yang tidak kalah menarik, sesungguhnya proyeksi sejumlah kegiatan yang telah menjadi wacana dikalangan pengurus DKM, seperti perintisan sistem pendidikan Islam di lingkungan masjid, perintisan berbagai kegiatan usaha atau ekonomi, serta menjajaki kemungkinan bermitra dengan berbagai lembaga sosial keagamaan lainnya.

Dalam waktu yang bersamaan, program tabungan qurban warga (taqwa) yang digulirkan oleh LAZ al-Amanah, pun mendapatkan sambutan yang positif dari warga. Target peserta yang mengikuti tabungan, melampaui “pesimisme” bapak Ketua LAZ, pak Makin. Hingga tulisan ini dipostkan, tidak kurang dari 30 anggota yang ikut serta. Hal menarik dari program ini sesungguhnya, adalah adanya masukan dari sejumlah warga bahwa LAZ tidak sekedar menghimpun dana tabungan semata, tetapi menggulirkannya dalam berbagai kegiatan sehingga bisa memberikan manfaat yang berlipat. Pemanfaatan dana ini bisa dalam bentuk berbagai kegiatan ekonomi produktif seperti ikut serta dalam pengelolaan ternak untuk qurban, pembiayaan usaha ekonomi mikro bagi warga yang kurang mampu (fakir miskin), dan sejumlah program lainnya.

Pada saat yang sama, disela kesibukan dan pekerjaannya, warga tetap memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masjid. Pada tiga minggu yang lalu, bahkan mulai digulirkan pengajian dari rumah ke rumah, bergiliran, dengan materi tahsin al-qur’an (upaya belajar dan memperbaiki bacaan quran). Pengajian ini dimulai dari rumah bapak Asep Ayub, kemudian bapak Hamzah, dan seterusnya digilir sesuai dengan kesepakatan. Tahsin ini dibimbing langsung oleh ustadz Saiful Aziz, Lc dengan metode yang sangat “ramah”, sehingga belajar membaca al-Qur’an ternyata memang tidak “menakutkan” dan susah.

Itulah sekelumit ringkasan untuk membuka kembali blog yang kata sebagian jamaah “nyaris membeku”. Mudah-mudahan blog ini tetap bisa memberikan informasi dan kabar kepada warga, sekaligus tetap menjalin komunikasi dan silaturahim diantara sesama warga dan kaum muslimin umumnya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: