Pelaksanaan Shalat Kusuf

Januari 28, 2009

P12-11-08_04.10 Pada hari Senin lalu (26/1), DKM al-Amanah melaksanakan shalat kusuf (gerhana). Shalat ini dilaksanakan di masjid al-Amanah seusai shalat Asyar. Bertindak selaku imam dan khatib adalah bapak Ir. Arofa, yang juga adalah ketua RW di komplek Rancamanyar Regency.

Di dalam khutbahnya, bapak RW menyinggung pula masalah gerhana matahari maupun bulan dalam pandangan Islam dan dari sisi ibadah (kaifah). Jamaah yang hadir alhamdulillah cukup banyak, baik dari kalangan Bapak-bapak maupun ibu-ibu. Mudah-mudahan hal ini, semangat untuk melaksanaan ibadah berjamaah di masjid –khususnya shalat wajib berjamaah- juga semakin disadari oleh warga.

Secara kaifiyah (tata cara) shalat kusuf yang dilaksanakan di masjid al-Amanah, tidak berbeda dengan apa yang pernah dilaksanakan sebelumnya, dan sebagaimana yang biasa dilakukan oleh masyarakat, yakni shalat dua rakaat dengan dua rukuk pada masing-masing rakaat, yang kemudian disampaikan khutbah. Demikianlah tuntunan sunnah sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama dan imam madzhab –kecuali Imam Abu Hanifah, yang shalat kusuf sebagaimana shalat biasa dangan satu rukuk pada masing-masing rakaatnya.

Hanyasaja, dalam pelaksanaan shalat kusuf kali ini, dzikir berupa takbir, tasbih dan sebagainya tidak dilakukan secara berjamaah –dilakukan bersama-sama dengan dipandu oleh sesesorang- tetapi dilakukan sendiri-sendiri. Demikian pula lafadz dzikirnya, tidak ditentukan sebagaimana dzikir atau takbiran pada shalat ied. Tetapi, masing-masing jamaah berdzikir dengan lafadz takbir, tasbih dan lain sebagainya sendiri-sendiri, dengan kalimah dzikir masing-masing. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan dari Aisyah ra bahwasanya Nabi pernah bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulain itu merupakan dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa jalla, dimana keduanya bukan terjadi karena adanya kematian atau kehidupan seseorang, Karena itu apabila kalian menyaksikan keduanya (gerhana matahari dan bulan), maka berdoa, bertakbir dan bersedekahlah”. (HR Muttafaqun alaih).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: