Hukum Mengangkat Tangan Ketika Berdoa

Januari 2, 2009

P12-11-08_04.15 Ustadz, saya mendengar seorang ustadz di radio FM pernah berkata, bahwa mengangkat tangan ketika berdoa itu tidak boleh.Sedangkan pendapat ustadz saya, mengangkat tangan ketika berdoa itu boleh. Saya ingin menanyakan: (1) manakah diantara kedua pendapat tersebut yang benar? (2) tolong tulis dalilnya.

Diantara adab berdo’a adalah mengangkat kedua tangan. Banyak hadits yang menerangkan hal itu, dan salah satunya adalah: “Abu Musa al-Asyari menceritakan, “Nabi SAW berdoa dengan mengangkat kedua tangannmya hingga bisa aku lihat ketiak beliau yang putih”. (HR Bukhari).

Menurut ahli hadits, hadits diatas memiliki syawahid (hadits lain yang menguatkan). Dengan melihat banyaknya hadits yang memiliki kemiripan makna. Para ahli hadits menetapkan bahwa status hadits berdoa dengan mengangkat kedua tangan mutawatir ma’nawi sehingga tidak perlu diragukan kesahihannya.

Ibnu Hajar menjelaskan, bahwa yang dinafikan adalah cara mengangkat tangan atau batasannya, bukan boleh mengangkat tangan itu sendiri. Imam ath-Thabari menukil pernyataan dari Ibnu Umar ra, beliau berkata: “Hendaknya ketika berdoa kedua tangan diangkat hingga sejajar dengan dada”. Adapun menengadahkan kedua tangan hingga melebihi kepala, maka tata cara ini dipraktekkan pada waktu tertentu seperti shalat istisqa’ dan ketika mubahalah. Wallahu’alam. (Fathul Bari 12/430)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: