Catatan Tujuan PTQ: Mampukah Anak-Anak Kita?

Desember 26, 2008

Sanlat liburan (3) Bila melihat tujuan PTQ, mulai dari jangka pendek hingga panjang, sebagian orang tua bertanya-tanya, mampukah anak-anaknya menghafal al-Quran sampai 3-5 juz? Pertanyaan yang sangat wajar karena didasari oleh ketidaktahuan serta pengalaman yang hampir tidak ada rujukan pada program sejenis. Hal ini akan terjawab manakala para orang-tua diajak melihat langsung maupun tidak langsung (studi banding, modul film dokumenter) dari program tahfidz dimana banyak anak-anak yang bahkan mampu menghafal al-Qur’an secara lengkap 30 juz.

Karena itu, para penyusun PTQ sejak awal menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bertumpu kepada kemampuan anak-anak (peserta), tetapi juga tergantung pada partisipasi aktif dari orangtua (dalam menciptakan lingkungan rumah dan pergaulan yang kondusif), metode belajar (silabus, sistematika pembelajaran), serta tim pembimbingnya (dimana mereka sendiri sudah pernah menjalani program tahfidz dan berhasil)

Jika ke-3 faktor tersebut (peserta, orang-tua dan lingkungan, serta pembimbing) mampu terjalin dengan baik untuk mendukung suksesnya PTQ, maka sesungguhnya dampaknya pada anak adalah berikut:

1. Mereka belajar dan menghafal dengan sukacita, senang dan tanpa ada beban sama sekali (enjoyable learning).

2. Disiplin. Ini akan terbentuk secara otomatis melalui proses pembelajaran, sebab tanpa kedisiplinan tidak mungkin peserta akan mampu menghafal al-Quran sebagaimana yang direncanakan.

3. Perbaikan akhlak secara otomatis akan terjadi manakala hafalan al-Quran meresap pada diri anak. Mereka akan rajin ibadah (shalat) karena salah satu sarana untuk menjaga (muraja’ah) hafalan, demikian pula dalam masalah perilakunya akan lebih disiplin dan terkendali.

4. Hafalan al-Quran justru akan mencerdaskan otak anak, dimana mereka setiap saat otaknya dilatih dan digunakan, sehingga semakin terasah dan tajam. Hal ini insya Allah akan membantu mereka dalam pelajaran-pelajaran lainnya di sekolah.

Selain itu, jika dalam PTQ itu sendiri dibentuk tim pembimbing yang akan secara detail memonitor perkembangan peserta, dan sekaligus akan mengkomunikasikannya dengan tim pembimbing (ustadz) maupun orang-tua peserta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: