Catatan PTQ: Mengapa Triwulan?

Desember 25, 2008

CIMG1874 Dalam penyusunan PTQ pembagian tahap belajar dibagi ke dalam setiap 3 bulan (triwulan), hal ini berdasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Evaluasi. Tiga bulan adalah waktu yang cukup, tidak terlalu singkat dan tidak pula terlalu panjang, untuk mengevaluasi pelaksanaan program. Evaluasi berdasarkan pengawasan atas program yang sedang dilaksanakan, sekaligus mengendalikan program jika terjadi penyimpangan, bahkan masih mencukupi waktu untuk dilakukan perbaikan (penyesuaian) program jika dipandang perlu.
  • Penyebaran beban. Beban yang dimaksud ialah target hafalan yang harus dicapai oleh siswa. Dengan seringnya dilakukan evaluasi, maka beban disebar semakin luas sehingga tidak terasa berat. Evaluasi triwulan cukup memberi kesempatan bagi peserta untuk mempersiapkan diri sekaligus memperbaiki target hafalannya sehingga ia memenuhi syarat kelulusan.

  • Refreshing. Hati manusia memerlukan hiburan, walau sesaat. Demikian juga hati para peserta sekaligus pembimbingnya. Dengan pembagian waktu per twriwulan dapat disusun program untuk refreshing (penyegaran) bagi peserta, pembimbing dan juga orang tua peserta, dan juga dapat disusun waktu libur pendek. Dengan refreshing ini dapat menyegarkan kembali semangat dan motivasi sekaligus menghindari kejenuhan.
  • Mengakomodir peserta baru. Sekalipun PTQ bersifat informal, namun tidak sepatutnya ia dijalankan secara asal-asalan, misalnya dalam memasukkan peserta. Dengan pembagian program per triwulan, maka peserta baru dapat secara mudah diakomodir ke dalam kelompok belajar yang ada, tidak menunggu waktu yang terlalu lama dan juga tidak terlalu tertinggal. Sementara, sebelum ia masuk secara “resmi” ke dalam kelompok belajar, ia bisa mengikutinya sebagai peserta tidak resmi (mustami’).

Itulah beberapa pertimbangan pokok yang menjadi alasan penetapan waktu belajar per triwulan, bukan per semester (6 bulan) atau lebih lama lagi, tidak pula per bulan yang lebih pendek. Tentu saja, sebagai pilot project, masalah waktu ini pun akan menjadi salah satu faktor yang harus dievaluasi, apakah efektif ataukah tidak. Jika efektif dan sesuai dengan kondisi peserta dan orangtua serta pembimbingnya, maka ditetapkan untuk penyusunan PTQ berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: