Siapakah Dajjal Itu?

November 11, 2008

al-amanah kala malam

al-amanah kala malam

Siapakah dajjal itu dan apakah sekarang sudah muncul? Syukran.
Dajjal, secara bahasa artinya pemalsu, sangat pendusta. Oleh karena itu Rasulullah SAW menamakan orang-orang yang mengaku sebagai nabi setelah beliau dengan menyebutnya Dajjal, karena mereka adalah para pendusta besar. Beliau bersabda:
Tidak akan datang kiamat sehingga dibangkitkan dajjal-dajjal, pembohong-pembohong besar, yang jumlahnya mendekati tigapuluh orang, masing-masing mengaku sebagai utusan Allah. (HR Bukhari no 3609, kitab al-Manaqib bab Alamatan Nubuwwah, kitab al-Fitan wa Asyrathus Sa’ah).
Tetapi kemudian kata dajjal menjadi istilah bagi seorang manusia pendusta, buta sebelah matanya, mengaku sebagai Tuhan, yang akan muncul di akhir zaman mendekati hari Kiamat. Karena besarnya ujian dan musibah dengan kedatangan Dajjal ini, maka semua nabi telah memperingatkan tentang kedatangannya.
Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: “Rasulullah SAW telah bersabda, “Tiada seorang nabi pun melainkan dia memberi peringatan (yang menakutkan) kepada ummatnya tentang pendusta yang buta sebelah matanya. Ketahuilah bahwa Dajjal itu buta sebelah matanya, dan sesungguhnya Rabb (Tuhan) kamu tidak buta sebelah matanya. Dan ditulis diantara kedua matanya Kaff, Fa dan Ra (Kafir)”. (HR. Bukhari, Muslim dan lain-lain).
Dan sepanjang pengetahuan kami, Dajjal yang diperingatkan tersebut sekarang ini belum muncul. Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat dan menjadi jelas bagi kita semua.

Sumber: majalah as-Sunnah edisi 10/tahun X/1427H/2006 M hal 10-11, dengan editing seperlunya tanpa merubah makna, insya Allah.

One Response to “Siapakah Dajjal Itu?”


  1. Dajjal adalah benda mati, yang menayangkan makhluk hidup.
    Maka, ketika kamu tunjuk si dajjal itu, mereka akan bingung. Yang kamu tunjuk itu adalah si benda mati atauka si makhluk hidup ?

    Yang justru menjadi polemik adalah apakah si dajjal adalah si benda mati itu, ataukah si makhluk hidup yang ditayangkannya ?

    Itu bukanlah orang, tetapi yang berkata itu orang. Apakah orang yang berkata itu sadar akibat perkataannya ? Ataukah si benda mati itu yang kurang ajar menayangkannya ?

    Yang jelas, kita tanpa disadari, bisa saja terpengaruh olehnya.
    Inilah dajjal yang termat ampuh fitnahnya.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: