Shalat di Masjid yang Ada Kuburannya

Oktober 29, 2008

Bagaimana hukum shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan? Bahwasanya Islam melarang kita membangun masjid diatas kuburan ataupun mengubur seseorang di dalam masjid. Rasulullah SAW bersabda:
“Semoga Allah melaknat orang Yahudi dan Nashara yang telah membangun kuburan para nabi mereka sebagai masjid”. (Muttafaqun alaihi).
Demikian juga, dalam sebuah hadits disebutkan adanya larangan shalat menghadap kuburan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Janganlah kalian shalat menghadap kuburan dan janganlah duduk diatasnya”. (HR Muslim)
Oleh sebab itu, para ulama melarang shalat di masjid yang ada kuburannya, bahkan dianggap tidak sah.
Syaikh Salih al-Fauzan di dalam fatwanya, beliau menyatakan:”Apabila kuburan-kuburan tersebut terpisah dari masjid oleh jalan atau pagar tembok, dan dibangunnya masjid tersebut bukan karena keberadaan kuburan tersebut, maka tidak mengapa masjid dekat dari kuburan, apabila tidak ada tempat yang jauh darinya (kuburan). Adapun bila pembangunan masjid tersebut di tempat yang ada kuburannya, dengan tujuan dan anggapan di tempat tersebut ada barakahnya, atau (menganggap) hal itu lebih utama, maka tidak boleh, karena itu merupakan salah satu sarana perantara perbuatan syirik. (al-Muntaqa min Fatawa syaikh Shalih bin Abdillah bin Fauzan al Fauzan 2/171, fatwa no.148).

Sumber: Majalah as-Sunnah edisi 11/tahun X/1428H/2007M hal 6-7.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: