Bersedekap Ketika I’tidal

Oktober 27, 2008

Apakah hadits yang menerangkan sedekap setelah ruku’ (tidal) shahih?
Kami belum menemukan satu hadits yang gamblang menjelaskan tentang sedekap ketika i’tidal, kecuali dua hadits yang dipergunakan sebagian ulama untuk menunjukkan sunnahnya perbuatan ini. Berikut kami bawakan hadits tersebut.
“Orang-orang dahulu diperintahkan untuk meletakkan tangan kanannya diatas hasta tangan kirinya dalam shalat”. (HR al-Bukhari).
Apabila mengangkat kepalanya (bangkit dari ruku’) maka beliau SAW meluruskan (badannya) hingga semua rangkaian tulang belakangnya kembali ke posisinya”. (HR al-Bukhari).
Kedua hadits diatas, tidak secara jelas menunjukkan hukum perbuatan tersebut. Oleh karena itu, para ulama berbeda pendapat dalam permasalahan sedekap atau meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri ketika i’tidal (berdiri setelah ruku). Perbedaan pendapat ini sudah berlangsung sejak zaman Imam Ahmad bin Hanbal.

Sumber: majalah as-Sunnah edisi 11/tahun X/1428H/2007M hal 5

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: