Kenapa Fiqih Zakat?

Oktober 24, 2008

Malam ini, Jum’at 24 Syawal, ta’lim para pemuda membahas masalah fikih zakat. Sesuatu yang terasa “tidak lazim” disebagian pengurus DKM. Pemuda yang memiliki ghirah tinggi, diajak mengkaji masalah zakat. Karena itulah kemudian ditanyakan kepada ustadz Saif, mengapa pilihan temanya adalah masalah zakat (kajian kitab Fiqhuz Zakah karya syaikh Bin Baaz), padahal beberapa waktu lalu terdapat kitab kecil yang ditulis bagi para pemuda, Man al-Bathal? (siapakah para pahlawan atau orang unggul, sukses itu?). Dan ustadz pun menyampaikan alasannya, mengapa mengkaji masalah zakat ini perlu, terlebih bagi para pemuda itu. Pertama, telah menjadi masalah besar yang merata bahwa zakat sebagai salah satu rukun Islam justru diabaikan, oleh hampir seluruh kaum muslimin, termasuk kalangan mudanya yang memiliki ghirah tinggi. Kedua, jika pun terdapat perhatian atas masalah zakat ini, seringkali tidak disertai ilmu dan pemahaman yang memadai, bahkan penuh dengan kesalahfahaman. Ini masalah baru dan harus diluruskan. Ketiga, tutur beliau, ana ingin membahas zakat kepada anak-anak muda itu agar mereka menjadi para pembayar zakat (muzakki) bukan yang menerima zakat (mustahik). Dengan memahami zakat, mereka harus didorong semangatnya untuk mandiri, berusaha dan mencukupi kebutuhan materinya. Tiga alasan ini saja, sudah cukup bagi para pengurus DKM untuk mendukung penuh tema zakat ini dibahas pada ta’lim pemuda nanti malam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: