Rekan Kerja yang Hobi Ghibah

29 01 2009

lingkungan masjid al-amanah rancamanyar regency (6) Saya punya rekan kerja yang kebanyakan mengunjing para pelajar dan pengajar. Setiap saya nasihati mereka memang mengindahkan, tapi tidak berapa lama kembali mengulangi. Hal ini terjadi berulang kali. Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya juga berdosa karena bersama mereka?

Selama menasihati mereka untuk meninggalkan gunjingan (ghibah) tentang para pelajar dan guru, anda tetap dalam kebaikan. Jika mereka mengindahkan, mereka pun dalam kebaikan. Tetapi jika mereka mengabaikan, anda dalam kebaikan, sementara mereka dalam keburukan dan dosa.

Baca entri selengkapnya »





Menikahi (Mantan) Isteri yang Ditalak Tiga

29 01 2009

lingkungan masjid al-amanah rancamanyar regency (7) Wanita yang ditalak tiga, baru bisa kembali kepada mantan suaminya jikalau ia sudah menikah dengan laki-laki lain, bagaimana hukumnya kalau menikah sebelum memenuhi syarat-syarat tersebut?

Hukumnya haram. Tidak sah pernikahannya, dia berbuat zina, karena suami yang mencerai isterinya sudah tiga kali, tidak boleh kembali kepada mantan isterinya, melainkan apabila setelah isteri itu dinikahi pria lain dengan kemauan dirinya sendiri, dikumpuli dan dicerai.

Firman Allah SWT: “Talak (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik”. (QS. al-Baqarah: 229)

“Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkanNya kepada kaum yang (mau) mengetahui”. (QS. al-Baqarah: 230)

Baca entri selengkapnya »





Berdiri Untuk Mengerjakan Shalat Tahiyyatul Masjid Pada Khutbah Kedua

29 01 2009

P22-10-08_11.53[2] Selain itu, ada juga diantara jamaah yang datang ke masjid dan mendapatkan khatib sudah berada diatas mimbar, lalu dia langsung duduk tanpa mengerjakan shalat tahiyyatul masjid, kemudian ketika khatib selesai menyampaikan khutbah pertamanya, dia langsung berdiri untuk mengerjakan shalat tahiyyatul masjid. Ini jelas salah.

Yang benar adalah hendaklah dia mengerjakan shalat tahiyyatul masjid terlebih dahulu saat dia sampai ke masjid, baru kemudian duduk dan tidak berdiri lagi, baik pada khutbah pertama maupun kedua. Yang demikian itu didasarkan pada sabda Nabi SAW:

“Jika salah seorang diantara kalian datang (ke masjid) pada hari Jumat sedang khatib tengah berkhutbah maka hendaklah dia mengerjakan shalat 2 rakaat dan memperpendeknya”. (Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim no 875).

Sumber: 75 Kesalahan Seputar hari dan Shalat Jumat, Wahid Abdus Salam Baali, Pustaka al-Inabah hal 50-51.





Dimanakah Para Remaja dan Pemuda Kita?

28 01 2009

CIMG1936 Sekitar 20 orang. Begitulah estimasi pak Makin atas jumlah remaja dan pemuda yang ada di komplek Rancamanyar. Agak mengejutkan, bagaimana ia menghitung jumlah tersebut. Sebab, sejauh ini jumlah remaja dan pemuda yang ada di komplek bisa dihitung dengan jari sebelah tangan. Karena itu, nampaknya perlu didata ulang, berapa sebenarnya jumlah remaja dan pemuda di komplek ini.

Perhatian atas kehadiran remaja dan pemuda, sebenarnya sudah sejak lama menjadi salah satu agenda DKM al-Amanah. Bahkan, sejak berdirinya DKM sekitar 3-4 tahun lalu, wacana ini telah digulirkan. Misalnya dengan kesediaan bapak haji Usdek untuk menjadi pembimbing mereka untuk diarahkan dalam kegiatan produktif. Mereka dibimbing dan dilatih untuk mengelola usaha, dimana hasil usahanya tersebut digunakan untuk mendanai kegiatan mereka. Pelatihan dan pembimbingan dalam kegiatan usaha ini, adalah hal yang sangat berguna, khususnya untuk menanamkan jiwa dan sikap kewirausahaan dan kemandirian.

Baca entri selengkapnya »





Seruan Memboikot Produk Yahudi dan Amerika

28 01 2009

194698909_3961e95fb1 Salah seorang jamaah masjid menyarankan kepada DKM al-Amanah untuk menyebarkan brosur produk-produk Yahudi dan Amerika, yang mendukung penjajahan Yahudi di Palestina. Hal itu perlu dilakukan, katanya, agar warga mengetahui produk apa saja yang perlu diboikot dan jangan dibeli, sehingga mereka mengalihkan pada produk substitusi (pengganti) lainnya. Saran ini terkait dengan seruan boikot produk Yahudi dan AS, yang telah difatwakan oleh para Ulama di dunia, termasuk diwacanakan oleh Majelis Ulama Indonesia.

DKM al-Amanah sejak awal, bahkan jauh sebelum serangan Yahudi ke Gaza beberapa pekan lalu, secara personal ketua DKM telah “mengkampanyekan” pemboikotan produk Yahudi dan AS. Hanyasaja, adanya serangan Yahudi ke Gaza, kampanye itu baru memperoleh sambutan hangat. Khusus dengan dukungan terhadap kaum muslimin Palestina saat menghadapi serangan Yahudi beberapa pekan lalu, DKM al-Amanah melakukan hal sebagai berikut:

Baca entri selengkapnya »





Pelaksanaan Shalat Kusuf

28 01 2009

P12-11-08_04.10 Pada hari Senin lalu (26/1), DKM al-Amanah melaksanakan shalat kusuf (gerhana). Shalat ini dilaksanakan di masjid al-Amanah seusai shalat Asyar. Bertindak selaku imam dan khatib adalah bapak Ir. Arofa, yang juga adalah ketua RW di komplek Rancamanyar Regency.

Di dalam khutbahnya, bapak RW menyinggung pula masalah gerhana matahari maupun bulan dalam pandangan Islam dan dari sisi ibadah (kaifah). Jamaah yang hadir alhamdulillah cukup banyak, baik dari kalangan Bapak-bapak maupun ibu-ibu. Mudah-mudahan hal ini, semangat untuk melaksanaan ibadah berjamaah di masjid –khususnya shalat wajib berjamaah- juga semakin disadari oleh warga.

Baca entri selengkapnya »





Kekuatan Yahudi Tak Terkalahkan… Hanyalah Sebuah Lelucon!

28 01 2009

Hebron_child_abuse Negara yang didirikan Yahudi diatas reruntuhan kita, menikmati keistimewaan-keistimewaan lokal dan internasional yang banyak sekali. Tapi semuanya itu tidak akan bermanfaat bagi mereka sekiranya kita mengetahui siapa kita sebenarnya, lalu kita memutuskan untuk bekerja! Kita berangkat dengan aqidah Islamiyah kita dan terus mengejar salah satu diantara dua kebaikan: kemenangan atau mati syahid! Dibelakang para pejuang, ada rakyat yang serius dan bekerja keras, serta berani mati.

Keunggulan dalam persenjataan dan persekongkolan musuh-musuh kita di segenap penjuru tidak akan mampu sedikit pun melemahkan kekuatan kita. Sepanjang sejarah kita sejak dahulu, kita tidak pernah memenangkan peperangan-peperangan kita yang besar dengan banyaknya jumlah para pejuang atau keunggulan dalam persenjataan. Kita telah memenangkannya dengan bersandar kepada Allah seraya mengerahkan segala daya upaya yang kita miliki.

Baca entri selengkapnya »





Shalat Tepat Waktu

28 01 2009

P10-11-08_15.00[3] Saya bekerja masuk malam dari jam 20.00 – 08.00 dan pulang langsung tidur. Bagaimana saya melakukan shalat Dzuhur jika saya bangun selalu sudah masuk waktu Ashar dikarenakan capek dan hal tersebut terjadi berulang-ulang?

Shalatlah anda waktu anda bangun dari tidur, berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Tidak ada kalalaian dalam tidur, akan tetapi kelalaian itu ada pada orang yang sedang bangun, dengan mengakhirkan satu shalat sampai masuk waktu shalat yang lain”. (Hadits riwayat Abu Daud 441 disahihkan oleh syaikh al-Albani dari Hadits Abi Qatadah). Maka yang harus anda kerjakan adalah, setelah bangun, wudhu, lalu mengerjakan shalat dzuhur dan ashar.

Baca entri selengkapnya »





Mengucapkan Jazakallahu Khairan kepada Orang Kafir

28 01 2009

lingkungan masjid al-amanah rancamanyar regency (4) Bolehkah kita mengucapkan doa jazakallahu kharian (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) kepada non muslim, bila orang tersebut melakukan satu pekerjaan untuk kita atau memberikan bantuan?

Tidak boleh mendoakan kebaikan bagi orang kafir, karena mereka bukanlah termasuk yang berhak untuk itu. Yang diperbolehkan adalah bila dia melakukan satu pekerjaan yang bermanfaat bagi kita atau semisalnya, cukup bagi kita untuk mengungkapkan syukur kepadanya dengan mengatakan “terima kasih”. Hal ini berdasarkan haidts: “Siapa yang tidak bersyukur kepada manusia berarti tidak bersyukur kepada Allah SWT”. (Musnad Ahmad no 7452)

Baca entri selengkapnya »





Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah

28 01 2009

lingkungan masjid al-amanah rancamanyar regency (22) Adab ijab qabul dalam akad nikah disebutkan dalam akad tersebut fulanah binti fulan (si fulan adalah ayah tiri fulanah). Sepengetahuan saya, si fulan tidak berhak menjadi wali si fulanah, apakah sah akad tersebut?

  1. Dilarang mengatasnamakan anaknya yang itu bukan anaknya sendiri, seperti Zainab binti Ahmad, padahal Ahmad bukan ayahnya sendiri, akan tetapi ayah tiri atau orang tua asuh. FirmanNya: “..Dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri), yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar). Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka, itulah yang lebih adil pada sisi Allah…”. (QS. al-Ahzab: 4-5)

Ibnu Umar ra berkata, “Tidakkah kami memanggil Zain bin Haritsah maula Rasulullah SAW melainkan dengan panggilan Zain bin Muhammad sehingga turun ayat, “Panggillah mereka dengan nama Bapak-bapak mereka…”. QS. al-Ahzab:4 (HR Muttafaq alaih 6142)

Baca entri selengkapnya »