Pendidikan dan Peran Masyarakat

27 12 2008

CIMG1875 Sebagaimana UUD 1945 menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, UU Sisdiknas no 20/2003 dalam pasal 5 menegaskan kembali bahwa:

  • Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.
  • Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual dan atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus.
  • Warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus.
  • Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.

Peran serta masyarakat dalam pendidikan diatur secara luas dalam UU Sisdiknas, baik peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi kemasyarakatan.Masyarakat dapat berperan serta, baik dalam penyelenggaraan maupun pengendalian mutu pelayanan pendidikan (pasal 54).

Baca entri selengkapnya »





Praktik PMA

26 12 2008

Sanlat liburan (1) Beberapa tip mengenai bagaimana menjalani praktik sehari-hari.

Memiliki Gambar Besar. Milikilah gambar besar (big picture) bagaimana pola yang akan kita selenggarakan. Dengan gambar besar itu, setidaknya kita mengetahui kemana arah yang hendak kita tuju dalam pelaksanaannya. Seandainya terjadi penyimpangan atau modifikasi di lapangan, kita dapat menilainya apakah masih sesuai dengan gambar besar atau tidak.

Buat program jangka pendek. Buat rencana-rencana jangka pendek (mingguan/bulanan) mengenai kegiatan yang akan kita laksanakan bersama. Buat rencana belajar apa dan bagaimana cara belajarnya sehingga kita tahu apa yang harus kita siapkan. Program mingguan ini dapat membantu kita menilai efektifitas proses yang sudah kita jalani.

Baca entri selengkapnya »





Metode PMA

25 12 2008

CIMG1872 Salah satu kekhawatiran yang muncul pada orang tua adalah bagaimana cara mengajarkan anak yang semakin lama semakin pandai, melebihi kepandaian orang tua. Berikut ini tip mengenai metode belajar:

Jangan terpaku pada model belajar mengajar. Membuka peluang yang besar bagi anak untuk menjadi mandiri. Dorong sejak awal anak-anak untuk berinisiatif dan bantu mereka untuk mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri.

Anda tidak harus menjadi guru. Pada anak usia dini orang tua mungkin masih harus mendampingi anak untuk belajar.  Tetapi semakin besar anak akan semakin mandiri, Orang tua kemudian hanya menjadi fasilitator untuk membantu anak-anak menemukan sumber pengetahuan yang dibutuhkannya.

Baca entri selengkapnya »





Kurikulum dan Bahan Ajar PMA

24 12 2008

CIMG1862 Selain pendekatan dan metode yang digunakan dalam belajar, orang tua memiliki pilihan untuk menentukan kurikulum yang diacu dan bahan ajar yang digunakan. Kurikulum berisi sasaran-sasaran pengajaran yang ingin dicapai di dalam rentang waktu tertentu, sedangkan bahan ajar adalah materi praktis yang digunakan untuk pengajaran sehari-hari.

Untuk memilih kurikulum dan bahan ajar, orang tua dan instruktur dapat memilih apakah mereka menggunakan bahan paket (bundle) atau bahan-bahan terpisah (unbundle).

Pada bahan terpaket (bundle) orang tua dan instruktur menggunakan kurikulum dan bahan-bahan pelajaran yang sudah disediakan oleh lembaga yang menyediakan layanan tersebut. Bahan yang diberikan mulai kurikulum, teori, kegiatan, lembar kerja, tes dan sebagainya. Pemilihan bahan terpaket memberikan kemudahan dan kepraktisan karena orang tua dan instruktur tidak perlu mencari-cari lagi ditempat lain. Jika mereka merasa cocok dengan paket yang tersedia, mereka tinggal menggunakannya sesuai dengan petunjuk yang ada. Sebagai konsekwensi sistem paket yang lengkap, biasanya layanan ini tidak murah. Layanan ini memiliki resiko kerugian besar jika ditengah jalan terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan dan produk yang tersedia didalam paket.

Baca entri selengkapnya »





Model PMA

22 12 2008

CIMG1869 Pada dasarnya PMA bersift unique. Karena setiap keluarga mempunyai nilai dan latar belakang berbeda, setiap keluarga akan melahirkan pilihan-pilihan model PMA yang beragam.

Pendekatan (approach) PMA memiliki rentang yang lebar antara yang sangat tidak struktur (unschooling) hingga yang sangat terstruktur seperti belajar di sekolah (school at home).

Beberapa pendekatan dan metode yang bisa diadaptasi oleh Model PMA diantaranya adalah sebagai berikut:

  • School at home. Model pendidikan yang serupa dengan yang diselenggarakan di sekolah. Hanyasaja, tempatnya tidak di sekolah tetapi di rumah atau tempat tertentu. Metode ini juga sering disebut text book approach, traditional approach atau school approach.

Baca entri selengkapnya »





Plus Minus PMA

21 12 2008

CIMG1900 Diantara kelebihan PMA antara lain:

  • Customized, sesuai kebutuhan anak dan kondisi keluarganya.
  • Lebih memberikan peluang untuk kemandirian dan kreatifitas individual yang tidak didapatkan dalam model sekolah umum.
  • Memaksimalkan potensi anak, tanpa harus mengikuti standar waktu yang ditetapkan disekolah.
  • Lebih siap untuk terjun di dunia nyata (real world) pada proses pembelajarannya berdasarkan kegiatan sehari-hari yang ada disekitarnya.
  • Kesesuaian pertumbuhan nilai-nilai anak dan keluarga relatif terlindung dari paparan nilai dan pergaulan yang menyimpang (tawuran, NAPZA, konsumerisme, pornografi, mencontek, dan sebagainya).

Baca entri selengkapnya »





PMA vs Sekolah

20 12 2008

CIMG1868 Saat ini model pendidikan paling umum dan dikenal di masyarakat adalah sistem sekolah. Bahkan, sekolah hampir dipandang sebagai satu-satunya model pendidikan yang ada dan valid di masyarakat.

Untuk dapat melihat posisi PMA dalam dunia pendidikan, diperlukan kesediaan melihat pendidikan secara luas dan fungsi sekolah di dalam dunia pendidikan.

Menurut sistem pendidikan nasional, pengertian pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Baca entri selengkapnya »





Multiple Intelligences

16 12 2008

Sanlat liburan (1) Sebuah sistem pendidikan dilaksanakan berdasarkan asumsi-asumsi tertentu mengenai anak dan proses belajar anak. Asumsi-asumsi ini melibatkan berbagai filsafat, teori dan research mengenai anak dan pendidikan.

Salah satu teori yang berpengaruh dalam pengembangan PMA adalah teori yang digagas oleh Howard Gardner mengenai kecerdasan majemuk (multiple intelligences). Teori yang dipublikasikan dalam buku “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” (1983) itu mencoba memperbarui cara pandang terhadap kecerdasan manusia.

Baca entri selengkapnya »





Apa Itu Pendidikan Masjid al-Amanah (PMA)?

15 12 2008

sanlat liburan (12) Di dalam Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), model pendidikan yang akan dikembangkan di masjid al-Amanah -itu juga kalau disepakati- diterjemahkan dengan istilah sekolah mandiri atau sekolah rumah.

Tapi nama bukanlah sebuah isu yang utama disebut apapun, yang penting adalah essensinya.

PMA model pendidikan alternatif diluar sekolah. Tidak ada definisi tunggal mengenai PMA karena pendidikan yang dikembangkan dalam PMA sangat beragam dan bervariasi.

Baca entri selengkapnya »





Pengantar

12 12 2008

CIMG1862 Konsep pendidikan masjid al-Amanah (PMA) mengacu kepada kebutuhan anak, kondisi keluarga dan lingkungan. Serta keberadaannya diakui oleh aspek legalitas dan praktik pendidikan di Indonesia.

Beberapa aspek dari pendidikan masjid al-Amanah (PMA) dalam makalah ini mengacu kepada praktik-praktik di Amerika Serikat dan Negara-Negara lainnya. Tetapi kami juga berusaha memberikan aspek lokal karena sasarannya adalah anak didik warga Rancamanyar Regency (masyarakat Indonesia). Unsur lokalitas dibahas terutama pada aspek legalitas dan praktik pendidikan di masjid al-Amanah (PMA).

Baca entri selengkapnya »