Bagaimana Bangsa Arab Dipukul Mundur oleh Yahudi

29 01 2009

demo6 Suatu kenyataan bahwa penduduk Palestina telah memerangi kaum Yahudi sebelum berdirinya negara Yahudi itu tegak. Orang-orang Yahudi –pada waktu itu- tidak pernah sekalipun memperoleh kemenangan dalam suatu pertempuran. Andakaita bukan karena bantuan tentara Inggris di daratan dan armadanya di lautan, niscaya orang-orang Yahudi tidak akan mampu bertahan di tanah suci Palestina.

Kemudian, sesuai dengan strategi internasional yang licik, pasukan tentara negara-negara Arab didorong untuk terjun dalam pertempuran-pertempuran, segera setelah kaum Yahudi mengumumkan berdirinya negara mereka, dan merasa telah siap untuk bertarung serta meyakinkan seluruh dunia bahwa mereka kini sudah mampu memenangkan peperangan.

Baca entri selengkapnya »





Kekuatan Yahudi Tak Terkalahkan… Hanyalah Sebuah Lelucon!

28 01 2009

Hebron_child_abuse Negara yang didirikan Yahudi diatas reruntuhan kita, menikmati keistimewaan-keistimewaan lokal dan internasional yang banyak sekali. Tapi semuanya itu tidak akan bermanfaat bagi mereka sekiranya kita mengetahui siapa kita sebenarnya, lalu kita memutuskan untuk bekerja! Kita berangkat dengan aqidah Islamiyah kita dan terus mengejar salah satu diantara dua kebaikan: kemenangan atau mati syahid! Dibelakang para pejuang, ada rakyat yang serius dan bekerja keras, serta berani mati.

Keunggulan dalam persenjataan dan persekongkolan musuh-musuh kita di segenap penjuru tidak akan mampu sedikit pun melemahkan kekuatan kita. Sepanjang sejarah kita sejak dahulu, kita tidak pernah memenangkan peperangan-peperangan kita yang besar dengan banyaknya jumlah para pejuang atau keunggulan dalam persenjataan. Kita telah memenangkannya dengan bersandar kepada Allah seraya mengerahkan segala daya upaya yang kita miliki.

Baca entri selengkapnya »





Palestina dan Penyakit Kronis Kaum Muslimin Arab

18 01 2009

“Sekiranya bangsa Arab memerangi suatu pasukan yang terdiri atas monyet-monyet, dengan perilaku dan cara seperti itu, niscaya mereka akan dipukul mundur oleh monyet-monyet itu”. (Islam yang Ditelantarkan, hal 201)

Kalimat pedas ini digoreskan oleh pena syaikh Muhammad al-Ghazaly, seorang ulama dan syaikh al-Azhar. Tajam dan menyakitkan, namun benar. Sekalipun tulisan itu mengomentari realitas bangsa Arab tahun 50-an saat menghadapi Yahudi, namun masih memiliki relevansi dengan realitas saat ini. Masih terasa kontekstual, terutama dalam melihat kelumpuhan bangsa Arab menghadapi merajalelanya pasukan Yahudi ke Gaza saat ini.

Dalam berbagai analisanya, syaikh al-Ghazali selalu mengingatkan, bahwa hilangnya Palestina dari tangan kaum muslimin, bukan diakibatkan oleh keperkasaan bangsa Yahudi ataupun kecerdikan sekutunya, tetapi disebabkan karena kaum muslimin, khususnya bangsa Arab, sebelumnya telah mencampakkan Islam. Mereka campakkan Islam, untuk kemudian mengibarkan panji kebangsaan Arabnya. Jadilah bangsa Arab terkotak-kotak dalam fanatisme kebangsaan yang sempit dan persatuan mereka pun tercabik-cabik oleh kepentingannya masing-masing.

Baca entri selengkapnya »