Untuk mendoakan keselamatan kaum muslimin dan para pejuang (mujahidin) Palestina, sejak 2 hari lalu DKM al-Amanah melangsungkan qunut nazilah. Qunut ini dilaksanakan Insya Allah selama sebulan penuh pada setiap shalat rawatib (shalat wajib yang 5 waktu). Dalam do’a tersebut, jama’ah masjid al-Amanah memohonkan keselamatan dan pertolongan bagi kaum muslimin atas bencana yang menimpa mereka, yakni aksi biadab bangsa Yahudi yang menjajah tanah waqaf kaum muslimin, Palestina. Dalam do’a tersebut pun dipanjatkan do’a bagi kebinasaan bangsa Yahudi penjajah tersebut.
Membaca qunut dalam shalat lima waktu memang disyariatkan di dalam Islam, yakni ketika terjadi suatu bencana. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad, dari Ibnu Abbas ra.: “Rasulullah SAW melaksanakan qunut selama sebulan penuh pada shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh, yaitu pada rakaat terakhir ketika I’tidal setelah mengucapkan “sami allahu liman hamidah”. Bencana yang menyebabkan dilaksanakannya qunut saat itu, ialah ketika para da’i yang diutus oleh Rasulullah SAW dibunuh secara biadab. Demikian menurut Ikrimah.






Komentar Terakhir