Dalam buletin Suara al-Amanah edisi lalu, ada pemberitahuan tentang SMS hadits. Ini merupakan layanan dari DKM al-Amanah berupa pengiriman hadits-hadits secara gratis kepada warga. Mengapa hadits bukan al-Qur’an atau atsar para shahabat shalafus shalih? Idealnya, tentu saja konten SMS itu bisa mencakup semuanya. Hanya saja, adanya keterbatasan memaksa untuk membuat prioritas dan pilihan. Jika hadits yang dipilih, asumsinya adalah warga telah biasa membaca al-Quran dan di rumah-rumahnya pun al-Quran beserta terjemahannya ada. Tetapi hadits, apalagi hadits shahih, akan lebih jarang keberadaannya di rumah-rumah.
Hadits yang akan diSMS-kan adalah hadits-hadits yang berisi anjuran dan ancaman, yang diambil dari kitab Shahih at-Targhib wa at-Tarhib. Kitab ini disusun oleh syaikh al-Albani, seorang ulama hadits terkemuka, dan merupakan hasil penelitian beliau atas hadits-hadits yang ada dalam kitab terkemuka at-Targhib wat Tarhib karangan Imam al-hafidz al-Mundziri, juga seorang ulama besar ahli hadits. Syaikh al-Albani menyeleksi dan memilah kembali hadits-hadits yang ada dalam kitab tersebut dan kemudian hanya memuat hadits-hadits berderajat shahih dan hasan saja dalam kitabnya tersebut.
Hadits-hadits dalam kitab tersebut berisi tentang anjuran, dorongan, motivasi, balasan dan janji-janji pahala atas suatu amal ibadah, sehingga mendorong kita untuk mengamalkannya. Inilah yang disebut at-Targhib. Pada sisi lain, juga memuat hadits-hadits yang berisi ancaman, peringatan, pantangan dan berbagai akibat buruk dari suatu dosa atau perbuatan maksiat, yang bisa mencegah kita dari melakukannya. Inilah sisi at-Tarhib. Contoh hadits berupa dorongan misalnya: “Barangsiapa meniti sebuah jalan untuk mencari ilmu padanya niscaya Allah memudahkan jalan ke surga untuknya”. (HR Abu Daud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Baihaqi). Sedangkan contoh hadits ancaman adalah sebagai berikut: “Hendaklah orang-orang berhenti meninggalkan shalat berjama’ah (di masjid) atau aku benar-benar akan membakar rumah mereka”. (HR Ibnu Majah).
Bagaimana SMS itu bisa gratis? Apakah DKM telah memiliki dana melimpah? Tidak juga. SMS tersebut dikirim dengan menggunakan fasilitas Yahoo Messenger. Hanyasaja fasilitas ini hanya menjangkau layanan untuk GSM Telkomsel dan XL saja, sedangkan untuk operator lainnya, tidak bisa. Selain itu, karena pengirimannya bersifat manual satu per satu, ya terpaksa SMS yang dikirim pun masih dibatasi dengan daya tahan “jari” pengelolanya. Untuk sementara, sampai menemukan software atau layanan yang bisa mengirim ratusan SMS secara simultan sekaligus, maka hanya satu SMS dikirim seminggu sekali dan akan digilir. Misalnya jika ada 100 nomor, maka dipecah 5, jadi setiap hari pengelola mengirim hanya ke 20 nomor saja.






Komentar Terakhir