Adalah realitas masyarakat, termasuk warga Rancamanyar dimana masjid al-Amanah berada, hidup berkelompok. Keragaman ini bisa dilihat dari beberapa sisi. Dari sisi pemahaman keagamaan, kita mengenal beragam madzhab. Dari sisi keormasan, kita mengenal ormas keagamaan seperti Nahdhatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Persatuan Islam (Persis). Dari sisi politik praktis, simpati warga pun terpilah ke dalam berbagai partai. Dari sisi gerakan dan metode (manhaj) da’wah, kita pun mengenal Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Jama’ah Tabligh, “Salafi” dan lain sebagainya. Realitas itu adalah realitas jamaah masjid al-Amanah.
Menyikapi keragaman kelompok itu, dalam memakmurkan masjid, pengurus DKM al-Amanah selalu menegaskan akan 2 hal berikut:






Komentar Terakhir