Adab-Adab Menyembelih Binatang

Desember 6, 2008

dscf7351Adab-adab menyembelih binatang qurban ini diringkas dari Talkhish kitab Ahkam udhhiyah wa adh-Dhakah hal 45-46 dan referensi pentingnya lainnya. Adapu adab-adab menyembelih binatang qurban adalah sebagai berikut:

  1. Hendaknya binatang qurban dihadapkan ke qiblat, dikarenakan qiblat adalah arah yang paling mulia. Demikianlah yang dikatakan jumhur ulama, seperti yang dikatakan oleh Imam Hanafi, Imam Syafi’i (keduanya dalam kitab Fiqih ala al-Madzahib al-Arba’ah 1/625-626), Shiddiq Hasan Khan dalam Fathul Allam 4/1553, Imam Shan’ani dalam Subulus Salam 7/398, Ibnu Utsaimin dalam Talkish kitab Ahkam al-Udhhiyah wa adh-Dhakah hal 45, Shalih bin Fauzan al-Fauzan dalam al-Mulakhash al-Fiqh 2/470, Abu Bakar Jabir al-Jazairi dalam Minhajul Muslim hal 341 dan selainnya. Adapun hadits yang dikeluarkan oleh Ibnu Majah yang menerangkan bahwa Nabi SAW ketika menyembelih dan menghadapkan qurbannya ke qiblat kemudian membaca ayat “Aku hadapakan wajahku…” (wajjahtu wajhiya…) maka hadits ini dhaif (lemah) dikarenakan ada perawi yang bernama Ismail bin Iyas, dia adalah perawi yang lemah (Lihat Subulus Salam al-Mushilah ila Bulughil Maram Tahqiq Muhammad Shubhi Hasan Hallaq 7/398).
  2. Apabila yang disembelih adalah unta, maka disunnahkan unta tersebut disembelih dalam keadaan berdiri, sebagaimana dalam sebuah hadits: “Dari Ibnu Umar (berkata) bahwasanya dia datang kepada orang yang sedang membaringkan untanya untuk disembelih, maka dia berkata: “Biarkan unta itu (disembelih) berdiri dalam keadaan diikat, ini adalah sunnah nabi SAW”. (HR Bukhari 1/430 dan Muslim 4/89).
  3. Sedangkan sapi atau kambing maka disunnahkan untuk dibaringkan ketika menyembelihnya, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW setelah siap dengan pisau yang tajam, sebagaimana Aisyah ra berkata menerangkan apa yang dilakukan Rasulullah SAW: “kemudian nabi membaringkan (kambingnya) dan menyembelihnya”. (HR Muslim kitab al-Adhahi 19).
  4. Diharuskan ketika hendak menyembelih membaca basmalah dan disunnahkan setelahnya untuk bertakbir. Adapun kewajiban membaca basmalah maka sebagaimana perintah Allah SWT dalam al-Quran yang artinya: “Janganlah kamu makan sembelihan yang tidak disebut nama Allah SWT atasnya”. (QS. al-An’am). Sedangkan disunnahkan mengucapkan allahu akbar maka berdasarkan hadits dari Anas bin Malik beliau mengatakan, “Bahwa Rasulullah SAW apabila menyembelih qurban, beliau mengucapkan “Bismillah wallahu akbar”. (HR Muslim kitab al-Adhahi 17-18).
  5. Disunnahkan ketika menyembelih untuk berdoa supaya qurbannya diterima Allah SWT sebagaimana Rasulullah SAW mengucapkannya ketika menyembelih: “Bismillah ya Allah terimalah (qurban ini) dari Muhammad, dari keluarga Muhammad, dan dari ummatnya Muhammad”. Lalu beliau menyembelih”. (HR Muslim kitab al-Adhahi 19 dari jalan Aisyah).
  6. Memotong dengan cepat urat leher binatang qurban dengan alat yang sudah diasah derngan baik dan tajam, akrena demikianlah cara menyembelih yang terbaik, dan Rasulullah SAW memerintahkan untuk melakukan penyembelihan sebaik mungkin, sebagaimana sabdanya: “Apabila kamu menyembelih, maka baguskanlah penyembelihannya, hendaknya binatang yang disembelih disegerakan”. (HR Muslim 1955).
  7. Alat yang digunakan harus tajam dan dapat mengalirkan darah dengan ketajamannya, sehingga binatang tersebut mati karena dialirkan darahnya baik alat itu dari besi, batu, kayu (bambu) atau yang lainnya selama bukan gigi dan bukan kuku, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Dari Rafi bin Khadij (hadits ini sampai kepada Rasulullah SAW) beliau berkata: “Binatang yang dialirkan darahnya (dengan alat yang tajam) maka makanlah, asalkan bukan dengan gigi dan kuku”. (HR Bukhari 2/110-111 dan Muslim 6/78)
  8. Tidak mengasah alat untuk menyembelih dihadapan binatang yang hendak disembelih, sebagaimana dalam hadits: “Dari Ibnu Umar ra berkata: “Rasulullah SAW memerintahkan untuk diasah alat menyembelih dan tidak diperlihatkan kepada binatang-binatang”. (HR Ahmad 2/108, Ibnu  Majah 3172, dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib 1091).
About these ads

2 Responses to “Adab-Adab Menyembelih Binatang”


  1. Boleh tau ga cara” dan doa ketika menyembelih hewan qurban?
    Trima kasih

  2. Fahmy Muhammad Says:

    Assalamu’alaikum……

    Supaya Adab y lebih sempurna, sebaik y d waktu Penyembelihan, kepala atau bagian mata y di tutup akhi, pke daun pisang misal y….(^_^)


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: